Peluang Ekspor Produk Kerajinan

Peluang ekspor produk kerajinan Jogja ternyata sangatlah besar. Kekhasan dari beragam produk kerajinan ini memberikan peluang yang menguntungkan. Karena iulah potensi dan kreativitas produk kerajinan tangan daerah harus terus digali dan ditingkatkan, terutama untuk memenuhi permintaan ekspor yang sangat tinggi.

Seperti dikutip dari data World Trade Organization, peluang ekspor produk kerajinan sangat besar karena belum mampu dipenuhi oleh banyak negara. Pada tahun 2001 saja total nilai ekspor dunia tercatat sekitar 6.155 trilyun dolar AS. Dan Indonesia hanya mampu melakukan ekspor senile 56,3 miliar dolar AS.

Informasi dari Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) mencatat bahwa ekspor non migas Indonedia tercatat hanya 48 milyar dolar AS dari total nilai perdagangan dunia yang mencapai 9,25 trilyun dolar AS pada tahun 2004.

Peluang Ekspor Produk Kerajinan

Data itu juga memperlihatkan bahwa pertumbuhan kinerja pasar kerajinan dunia pada tahun 2003 mencapai 14,74 persen dengan nilai ekspor sekitar 45,7 milyar dolar AS dan nilai ekspor kerajinan Indonesia sebanyak 433 juta dolar AS. Angka ini pada tahun 2005 naik menjadi 465,1 juta dolar AS. Jenis kerajinan Indonesia itu terdiri dari kerajinan tekstil 3 persen, kerajinan batu dan keramik 3,76 persen, kerajinan logam sebesar 20 persen, aneka kerajinan 29,42 persen, dan yang terbesar adalah kerajinan kayu dan rotan yang tercatat 43,69 persen.

Untuk negara-negara sasaran ekspor yang sangat potensial, terutama Amerika serikat, Jepang, Italia, Inggris, Jerman, Belanda, Perancis, Australia, dan Singapura. Negara-negara itu membutuhkan produk kerajinan dalam jumlah sangat besar dan selama ini mereka pula yang menjadi negara sasaran ekspor utama untuk produk kerajinan Indonesia.

Melihat fakta di atas tercermin bahwa nilai ekspor produk kerajinan Indonesia masih sangat kecil, bahkan dibandingkan permintaan kerajinan dunia tercatat kurang dari 1 persen. Begitu juga jika dibandingkan beberapa negara produsen lainnya, Indonesia masih jauh tertinggal. Realitas ini tentunya cukup memprihatinkan terutama jika melihat potensi Indonesia terhadap produk-produk kerajinan tangan daerah yang sangat besar.

Besarnya peluang ekspor produk kerajinan harusah dimanfaatkan dengan baik. Produk kerajinan tangan dan handycraft tidak terkendala dengan bahan baku. Asal ditangani secara kreatif dan inovatif, apapun bahan baku yang digunakan bisa dibuat dan disulap menjadi aneka corak produk kerajinan yang unik dan berharga jual tinggi.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *